Dialog Interaktif KPPU KPD Medan di RRI Pro-1 Medan

Dengan RRI PRO 1 Medan ke 1 (1)

Dialog Interaktif KPPU KPD Medan di RRI Pro-1 Medan

Untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat dan sebagai salah satu bentuk advokasi yang dilakukan oleh KPPU KPD Medan, Kepala KPD Medan Abdul Hakim Pasaribu menjadi narasumber dalam acara Dialog Publik yang disiarkan langsung oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Pro-1 Medan.
Dalam acara yang dipandu Viktor Sitorus, Kepala KPD Medan menghimbau kepada pelaku usaha lokal yang ada di Kota Medan untuk bersaing secara sehat, menciptakan inovasi produk, tidak pinjam meminjam perusahaan, tidak bersekongkol sehingga mampu dan berdaya saing tinggi menghadapi pelaku usaha dengan masuknya pelaku usaha dari ASEAN yang bergabung dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), ujar Hakim.
Pelaku usaha dari luar negeri yang melakukan aktifitas di Indonesia juga tetap menjadi pengawasan kami di KPPU, pelaku usaha dari negara ASEAN yang berkeinginan untuk melakukan ekspansi usaha atau bekerjasama dengan pelaku usaha lokal di Indonesia harus memahami Hukum Persaingan Usaha dan UU No.5 Tahun 1999.
Hakim juga menambahkan bahwa, KPPU tidak dapat melaksanakan amanat UU No.5 Tahun 1999 sendiri, ada peran pemerintah di dalam harmonisasi kebijakan pemerintah khususnya pemerintah daerah harus siap dengan perangkat hukum yang jelas ketika harus membuka diri dengan pelaku usaha dari luar. Hukum Persaingan Usaha menjadi salah satu aturan yang harus disinergikan di dalam rancangan kebijakan atau peraturan yang sudah berlaku agar tidak bersinggungan dengan UU No.5 Tahun 1999.
Iksan, salah satu pendengar RRI mempertanyakan seperti apakah kategori monopoli? dan dijelaskan oleh Hakim bahwa monopoli tidak salah, yang salah adalah praktek monopoli, ketika satu pelaku usaha menghalangi pelaku usaha lainnya dengan melakukan penetapan harga/mengatur harga supaya bisa naik setinggi – tingginya, menguasai sebagaian besar pasokan dan menahan stock, hal ini mengakibatkan harga menjadi mahal dan konsumen dirugikan. Perilaku pelaku usaha tersebut menjadi hambatan yang mengakibatkan kerugian kepada masyarakat, tambahnya.
Kegiatan dialog interaktif yang baru pertama sekali dilakukan bekerjasama dengan RRI Pro-1 Medan akan menjadi kegiatan yang berkelanjutan sebagai upaya sosialisasi dan advokasi kepada masyarakat luas dan pelaku bisnis di wilayah kerja KPPU KPD Medan.