Plh. Walikota Pematang Siantar, Terima Kunjungan KPPU Medan

IMG_0362

Plh. Walikota Pematang Siantar, Terima Kunjungan KPPU Medan

Plh. Walikota Pematang Siantar Hefriansyah, S.E., MM, menerima rombongan Kepala Kantor Perwakilan Daerah Medan di ruang kerjanya, Balai Kota Jl. Merdeka No.6 Kamis siang (30/3). Hadir dalam pertemuan tersebut Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ir. Jonhson Tambunan dan Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pemko Pematang Siantar.
Dalam pertemuan tersebut, mengemuka bahwa salah satu komitmen KPPU yang mencakup wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat adalah mengintegrasikan budaya persaingan usaha yang sehat kepada pemangku kebijakan dan kepentingan (stakeholder KPPU). Hal ini sebagai upaya mengedepankan aspek pencegahan terjadinya perilaku persaingan usaha tidak sehat oleh pelaku usaha dan terciptanya peraturan dan kebijakan di sektor ekonomi yang selaras dengan UU No.5 Tahun 1999. “Kami siap membantu, dengan alat yang sudah dibuat oleh KPPU yaitu Daftar Periksa Kebijakan Persaingan sebagai panduan bagi regulator dalam merancang kebijakan yang pro persaingan sehat,” ujar Pasaribu.
Selanjutnya, selain aspek pencegahan KPPU juga berwenang menyelidiki, memeriksa dan memutuskan dugaan pelanggaran persaingan usaha tidak sehat, hampir 85 % perkara yang diputuskan KPPU terkait pelanggaran pasal 22 tentang persekongkolan tender dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah. Banyaknya kasus pelanggaran Pasal 22 diakibatkan ketidaktahuan pelaksana anggaran di daerah dengan keberadaan KPPU dan UU No.5 Tahun 1999, selama ini panduan pelaksana anggaran hanya Perpres 54/2010.
Wakil Walikota Pematang Siantar berterima kasih atas kunjungan KPPU dan berharap ke depan lebih mempererat hubungan dan kerjasama untuk pelaksanaan sosialisasi UU No.5 Tahun 1999 khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Pematang Siantar, kami mengharapkan KPPU akan berpihak dan hadir untuk memperkecil kemungkinan terjadinya konspirasi dalam proses tender, keberadaan KPPU merupakan control bagi kami untuk bekerja lebih professional dalam membangun perekonomian dalam koridor persaingan usaha yang sehat.