Menginternalisasi UU No.5 Tahun 1999

Batu Bara (27/8) – PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero) mengadakan Workshop Pencegahan Praktek Persaingan Usaha Tidak Sehat Dalam Pengadaan Barang/Jasa di Gedung MPH Tanjung Gading, Sumatera Utara. Dalam sambutannya, Satyawarman Tarigan selaku Deputy General Manager Departemen Pengendalian Internal dan Kepatuhan menyampaikan bahwa sebagai BUMN pertama dan terbesar di bidang Aluminium di Indonesia PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero) akan terus berusaha tumbuh untuk menjadi perusahaan yang kuat dan tangguh.

Pelaksanaan workshop yang diikuti oleh para Manager dan Kepala Departemen ini bertujuan meningkatkan SDM perusahaan agar memahami dan patuh terhadap Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 (UU No. 5/1999) tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat khususnya dalam hal pengadaan barang/jasa.

Ramli Simanjuntak selaku Kepala KPD Medan yang hadir menyampaikan bahwa KPPU sangat mendukung dilaksakannya Workshop Pencegahan Praktek Persaingan Usaha Tidak Sehat Dalam Pengadaan Barang/Jasa oleh PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero). Kegiatan-kegiatan seperti ini harus ditingkatkan intensitasnya agar dapat menginternalisasikan prinsip-prinsip persaingan usaha sehat yang diatur dalam UU No. 5/1999 dalam hal pengadaan barang/jasa di PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero). Di akhir Ramli Simanjuntak menyampaikan bahwa sesuai dengan kewenangannya, KPPU akan selalu siap dalam memberikan saran dan pertimbangan atas kebijakan PT. Indonesia Asahan Aluminium (Persero) yang mengarah pada persaingan usaha tidak sehat.