KPPU Medan mengikuti High Level Meeting TPID Provinsi Sumatera Barat

Padang (24/04), KPPU KPD Medan mengikuti High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Rapat digelar di ruang rapat Excellent, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Jl. Jend. Sudirman No.22 Kota Padang dan dipimpin langsung oleh Gubernur Sumbar Prof. Dr. Irwan Prayitno, S.Psi, MSc. didampingi Wahyu Purnama selaku Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat dan dihadiri oleh Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah, Wakil Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Ramli Simanjuntak Kepala KPPU KPD Medan dan seluruh Anggota TPID Provinsi Sumbar dan TPID Kabupaten/Kota di SumbarĀ  serta pelaku usaha di Sumbar antara lain Garuda Airline, PLN, Hiswana Migas, dan PT Grafika Sumbar Jaya.

Rapat membahas mengenai langkah konkret menjaga stabilitas inflasi Sumbar menjelang Bulan Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2019. Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengatakan bahwa inflasi di Sumbar akan stabil karena Sumbar memliki ketersediaan bahan pokok seperti Beras, Cabai Merah, Bawang Merah, Telur Ayam Ras, Daging Ayam Ras mencukupi untuk Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 2019. Oleh karena itu menjadi tugas kita bersama dalam menjaga kelancaran distribusi dari bahan pokok tersebut. Wahyu Purnama mengingatkan bahwa terdapat komoditas potensial yang mengalami tekanan harga saat Ramadhan dan Idul Fitri antara lain Telur Ayam Ras dan Daging Ayam Ras serta tariff angkutan udara. Untuk itu TPID Sumbar perlu melaukan komunikasi efektif dengan masyarakat dengan melakukan sidak pasar, himbauan mengurangi konsumsi, iklan masyarakat dan penguatan peran ulama di Sumbar.

Dalam kesempatan tersebut, Ramli Simanjuntak menyampaikan bahwa saat ini terkait tariff angkutan udara sedang dilakukan proses penelitian dan penyelidikan di KPPU. Kemudian terkait Telur Ayam Ras dan Daging Ayam Ras, KPD Medan sudah melakukan pemantauan sentra produksi Telur Ayam Ras dan Daging Ayam Ras di Sumbar yaitu di Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh. Berdasarkan pantauan, penentu terbesar harga Telur Ayam Ras dan Daging Ayam Ras adalah harga pakan. Oleh karena itu KPD Medan saat ini sedang melakukan penelitian terhadap pakan ternak dan Jagung di Sumbar yaitu dengan meminta data dari PT. Japfa Comfeed Indonesia Cabang Padang. Selain itu pendataan perjanjian kemitraan sesuai amanat UU Nomor 20 Tahun 2008 dan PP Nomor 17 Tahun 2013 perlu dilakukan bersama khususnya di sentra produksi Daging Ayam Ras sehingga KPD Medan dapat melakukan analisa dengan tujuan pelaksanaan kemitraan berjalan dengan baik guna menjaga stabilitas inflasi di Sumbar.